Bantu Evakuasi Anak Tukang Becak yang Alami Gangguan Kejiwaan Ke Rumah Sakit
Posted By : Rahayu Saputro
Date : 09 April 2018
JAKARTA -- “Sudah 10 tahun lebih anak saya menderita gangguan jiwa, sedih lihatnya, kasian. Tapi saya tidak mempunyai biaya untuk membawanya ke rumah sakit. Jadi saya hanya berobat biasa di kampung,†ucap Uding (65th), dengan wajah sedih.
Uding pun hanya berprofesi sebagai penarik becak di kawasan Pasar Anyar Tanggerang. Tentunya dengan penghasilan yang tak seberapa, ia tetap semangat mencari nafkah untuk keluarga. Fisiknya yang mulai menua tak menghambatnya untuk bekerja menarik becak.
Ia mempunyai 8 anak, dan 3 anaknya menderita gangguan jiwa. Salah satunya adalah Ahmad Syafei (25). Penghasilan yang pas-pasan, membuat bapak berperawakan kurus ini hanya dapat pasrah.
Semakin hari kondisi anaknya semakin parah. Kalau disentuh atau ditegur ia mengamuk. Hal tersebut membuatnya semakin sedih. Ingin rasanya membawa kerumah sakit jiwa, tapi ia tidak mempunyai biaya.
Mendapat aduan dari masyarakat sekitar dan melihat kondisi keluarga Uding yang memprihatinkan, tim Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa segera memfasilitasi anak ke lima dari keluarga Uding ini untuk melakukan pengobatan di Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan, Jl. Prof. Dr. latumenten 1 No.No, RT.1RT.1/RW.4, Jelambar, Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, pada Selasa (9/1).
Awalnya Syafei mengamuk saat dijemput di kediamannya, di Jl. Paku Haji, Tanggerang. Akhirnya dengan bantuan warga sekitar, pemuda tersebut dapat dibawa ke mobil. Sesampainya di Rumah Sakit, Syafei diperiksa di IGD untuk mengetahui seberapa parah gangguan kejiwaannya.
“Alhmdulillah mas, terimakasih banyak, baru pertama ini saya membawa anak ke rumah sakit. Selama ini hanya berobat di kampung, lantaran ketiadaan biaya. Semoga anak saya kondisinya bisa membaik, mau bagaimanapun sedih melihat kondisi anak saya seperti ini terus,†ungkap Uding.
Setelah menunggu proses pemeriksaan dan pendataan kurang lebih 8 jam, akhirnya pukul 18.30, Ahmad Syaefi dibawa keruang perawatan.
“Dompet Dhuafa melalui Divisi Respon, memfasilitasi evakuasi Ahmad Syafei, dari mulai penjemputan sampai kita pastikan mendapat kamar di Rumah Sakit Jiwa Dr.Soeharto Heerdjan. Kedepannya insyaAllah kita juga akan bantu fasilitasi anak pertama Uding untuk mendapat pengobatan di Rumah sakit. Terima kasih atas amanah para donatur yang membawa kami pada aksi kali ini,†ucap Dendi, selaku penanggung jawab aksi tersebut. (Taufan/LPM)
Komentar
Pencarian
Berita Terkini
-
LPM Dompet Dhuafa Jalin Silaturahmi bersama Mustahik dalam Momentum Ramadan
-
Sekotak Kebahagiaan Kado Yatim di Bulan Ramadan yang Penuh Kemuliaan
-
RS UI dan LPM Dompet Dhuafa Hadirkan Keceriaan Ramadhan untuk Pejuang Sehat Talasemia
-
Ramadhan Inklusif: LPM Dompet Dhuafa Buka Ruang bagi Disabilitas Mental untuk Bersinar
-
Grebek Kampung Dompet Dhuafa: Bawa Berkah Ramadan ke Sudut Padat Jakarta
-
Memaknai Bulan Suci Ramadhan: PT Surveyor Indonesia dan LPM Dompet Dhuafa Santuni 100 Dhuafa
-
MC.ID dan LPM Dompet Dhuafa Hadirkan Pesantren Kilat Ramadhan untuk Hibur Pejuang Sehat di Shelter Sehati
-
Di Tengah Perjuangan Melawan Penyakit, Shelter Sehati Hadir Jadi Rumah Harapan
-
Yatim Growth Partner LPM Dompet Dhuafa Mengiringi Rana Wujudkan Prestasi Nyata
-
Dukung Keadilan Bagi Azka Rizky, LPM Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Keluarga Azka