Solusi Dompet Dhuafa Atasi Dampak Ekonomi Masyarakat Kelas Bawah
Posted By : Rahayu Saputro
Date : 27 March 2020
Mentari terik menyengat bumi di siang itu. Tak terasa, keringat mengucur dari dahi Nurjanah. Sudah tiga jam berlalu, ia masih saja menjajakan dagangannya di perempatan lampu merah Margonda, Depok, Jawa Barat.
Tak seperti biasanya, dua Minggu ini, hasil dagangan Nurjanah tak memenuhi harapan. Lantaran jalanan sepi, tisu yang ia jajakan pun turut mengikuti. Padahal, Nurjanah harus memenuhi kebutuhan hidupnya dan ke-7 anaknya.
Lain halnya dengan Nurjanah. Jamilah (78), seorang nenek yang kesehariannya berdagang sayur di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, kini tak lagi bisa berdagang.
Anjuran Pemerintah soal membatasi aktivitas di luar rumah dan masifnya pemberitaan seputar virus pandemik berbahaya membuat keluarganya takut. Mengingat usia Jamilah sudah tak lagi muda.
“Udah, Mak, jangan jualan dulu. Ngeri. Mak, kan, udah tua. Diem di rumah dulu,†ujar Jamilah, menirukan perkataan sang anak.
Polemik mengenai pembatasan aktivitas di luar rumah memang memiliki dampak positif dan negatif di masyarakat.
Dampak positifnya, penyebaran virus tak lagi melebar dan meracuni manusia satu dengan yang lain.
Sedangkan, dampak negatifnya, perekonomian masyarakat goyang. Imbasnya, rakyat kecil yang menggantungkan hidup dari penghasilan harian ketar-ketir mencari solusi.
Bisa dikatakan, yang paling banyak terpukul adalah pelaku usaha sektor riil dan usaha kecil. Seperti, Nurjanah dan Jamilah.
Melihat fenomena dampak lemahnya ekonomi pada masyarakat kelas bawah tersebut, Dompet Dhuafa tergerak. Dan, membuat aksi bantuan berupa paket sembako bagi kelompok rentan dan terdampak.
Tujuannya tak lain adalah memberikan bantuan kebutuhan pokok bagi mereka yang berhenti berdagang ataupun mereka yang terkena dampak langsung dari pembatasan aktivitas warga di luar rumah.
“Kami berharap dengan bantuan ini yang berhenti berdagang, para difabel, dan yang terkena PHK, bisa mengurangi beban hidup mereka. Sehingga, kebutuhan pangan keluarga mereka tetap terpenuhi,†ujar Feby, Relawan Dompet Dhuafa yang bertugas, saat memberikan bantuan untuk Jamilah, Kamis (26/3/2020). (BDLM DD)
Komentar
Pencarian
-
Muharram Fest 2026: Merajut Kasih, Menyemai Senyum Yatim di Bulan Mulia
-
Semarak Muharam Fest 2026, LPM Dompet Dhuafa Hadirkan Edukasi dan Kreativitas Bagi Anak Yatim
-
Program Pemuda Tangguh LPM Dompet Dhuafa Dorong Kemandirian Ekonomi Anak Muda
-
LPM Dompet Dhuafa Beri Santunan dan Pendampingan Keluarga Korban Bekasi
-
Gelar Muharam Fest 2026, LPM Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Kreasi untuk Kebahagiaan Anak Yatim
-
Inovasi Inklusi, LPM Manfaatkan Aktivitas Bertani sebagai Media Terapi Mental
-
Dukung Reintegrasi ke Masyarakat, Bapas Jakarta Timur dan LPM Dompet Dhuafa Hadirkan Pelatihan Barista
-
Momentum Muharram: Bersama Kuatkan Adik Yatim
-
LPM Dompet Dhuafa dan Anayatrans Hibur Anak Yatim dengan Rekreasi Edukatif di Taman Safari Bogor
-
Dari Duka ke Harapan, Dompet Dhuafa Dampingi Korban Kecelakaan Bekasi Bangkit Kembali