Loading...

MUI Berikan Pembelakan Materi Islam Wasathiyah Untuk Peserta Pendidikan Kader Dai Dompet Dhuafa

Image

Posted By : Rahayu Saputro

Date : 03 June 2022

Pelayanmasyarakat.org, BOGOR—Kegiatan Pendidikan Kader Dai (PKD) yang digelar oleh Dompet Dhuafa telah menginjak pertemuan ke-9 di awal bulan Juni ini di Lapas Khusus Kelas II A Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Melalui program ini, diharapkan dapat mencetak dai-dai dari warga Lapas yang berkualitas. Sehingga ketika mereka kembali ke dalam lingkungan masyarakat, mereka memiliki bekal dan siap untuk bergabung kembali, serta membawa manfaat bagi lingkungannya.

Pada Kamis (02/06) kegiatan pendidikan diisi oleh Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, yaitu Drs. KH. Ahmad Zubaidi, M.A. Beliau memberikan nasihat amar makruf dan pesan untuk para calon Da’i mengenai pentingnya mengetahui karakteristik Islam Wasathiyah di zaman modern ini.

“Amar makruf itu harus dengan cara yang makruf (baik). Dan hendaknya para calon Da’i ini mengerti betul mengenai pedoman Islam Wasathiyah, agar nantinya dapat mudah diterima di masyarakat dengan baik.” Ujar Ahmad Zubaidi dengan nada lembut dan penuh harapan.

Para peserta sangat antusias menerima materi dari MUI Pusat (01/06)

SL (36) salah seorang peserta PKD memberikan pertanyaan terkait aktivitasnya menjalani Pendidikan Kader Dai di Lapas Gunung Sindur ini.

“Apakah kami setelah selesai mendapat pendidikan dai ini bisa diwadahi oleh MUI?” tanya SL (36) yang sudah menghafal Juz ‘Amma dan beberapa hadits selama PKD berlangsung.

Pertanyaan pun dijawab dengan beberapa pesan dan nasihat oleh KH. Zubaidi, bahwa para calon Da’i ini diharapkan terus menambah ilmu di mana pun, dan minimal menguasai dzikir, tahlil dan do’a di setiap acara tahlilan di masyarakat.

“Mengenai sertifikasi Da’i yang kami kelola memang memiliki karakteristik yang cukup tinggi. Jadi, belum bisa memfasilitasi secara khusus. Namun perlu ditambah terus ngajinya, ibadahnya, dan paling minimal teman-teman bisa mimpin tahlil di lingkungan masyarakatnya kelak.” Pesan KH. Zubaidi untuk para peserta PKD di sesi akhir pertemuan. (LPM/ Adi)

-
-
183

Komentar