Pemberdayaan Majelis Taklim Ummahat

KONSEP PROGRAM PEMBERDAYAAN MAJELIS TAKLIM UMMAHAT
LPM DOMPET DHUAFA

I. Latar Belakang
Majelis taklim merupakan salah satu lembaga pendidikan keagamaan khas Islam yang tumbuh subur di tengah-tengah masyarakat. Lembaga ini hampir terdapat di setiap komunitas muslim yang keberadaannya telah banyak berperan dalam pengembangan dakwah Islam. Melalui majelis taklim, masyarakat yang terlibat didalamnya dapat merasakan betapa keberadaan lembaga ini menjadi sarana pembinaan moral spiritual serta menambah pengetahuan keislaman guna meningkatkan kualitas sumber daya muslim yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Tujuan di bentuknya majelis taklim bukan hanya sebagai wadah sosial dan agama untuk membina aspek spiritual para jama’ah serta mengembangkan hubungan yang santun dan serasi antara manusia (makhluq) dengan Allah SWT sang kholiq, Akan tetapi majlis taklim bertujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarga jama’ah melalui pemberdayaan ekonimi produktif yang memberikan multiplier efek pada kemampuan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

II. Deskripsi Program
Memberikan bantuan penguatan modal usaha kepada jamaah majelis taklim ummahat, sehingga pendapatan keluarga penerima manfaat dapat bertamabah, baik dari sisi pendapatan ekonomi maupun dari segi kelilmuan, karena setiap penerima manfaat akan diberikan pelatihan ekonomi keluarga.

III. Tujuan Program

  1. Memaksimalkan esistensi majlis taklim bukan hanya sebagai wadah agama dan sosial tapi juga sebagai wadah penggerak ekonomi.
  2. Menciptakan stabilitas ekonomi keluarga mustahik
  3. Menumbuhkan semangat kebersamaan dan rekatan ukhuwah sesama muslimah
  4. Menumbuhkan rasa kepedulian dan berbagi antar sesama

IV. Kriteria Penerima Manfaat

  1. Seorang janda yang di tinggal meninggal suaminya yang menjadi tulang pungung nafkah keluarga serta memiliki anak yang sedang bersekolah dan memiliki usaha kecil yang sedang di jalani.
  2. Dhuafa mereka yang memiliki keterbatasan dalam aspek ekonomi maupun fisik serta memiliki tangungan membantu mencari nafkah dan memiliki anak yang masih di bangku sekolah serta memilki usaha kecil yang sedang di jalani.
  3. Jama’ah ummahat yang aktif dalam pengajian dan kegiatan keagamaan di majlis taklim di lingkungan sekitar tempat tinggal.
  4. Majlis taklim jamaahnya lebih dari 20 orang dan terletak di tengah-tengah komunitas masyarakat menengah kebawah.
  5. Jama’ah yang memiliki sifat amanah dan penuh tangungjawab