Home>Ruang Berita>Berita Bina Santri Lapas>Pesantren Kilat bagi Warga Binaan Lapas Anak Wanita – Tangerang
Berita Bina Santri Lapas

Pesantren Kilat bagi Warga Binaan Lapas Anak Wanita – Tangerang

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat “(Q.S. al-Mujadalah : 11)

Tangerang – Dari kalam tersebut telah jelas, bahwa orang yang berilmu atau berpengetahuan akan memiliki kedudukan lebih tinggi daripada yang lainnya. Karena itulah mengapa menuntut ilmu itu wajib hokum nya untuk kita. Dan belajar tentunya bukan hanya dikelas, tetapi belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Di bulan suci ramadhan kali ini Dompet dhuafa mengadakan kegiatan pendidikan agama melalui pesantren kilat bagi warga binaan di lapas klas II-B anak wanita kota tangerang.

Menurut Hj Siti Munawati selaku petugas bina santri lapas dompet dhuafa mengungkapkan bahwa Acara sanlat ini melibatkan 100 warga binaan lapas klas II-B anak wanita kota tangerang yang seyogya nya di laksanakan selama 2 hari, yaitu sekarang (21 mei) dan besok 22 mei 2018 dimulai pukul 09:00 WIB s/d 15:00 WIB. Adapun pendidikan yang diajari berupa berbagai pendalaman ilmu mengenai keislaman. Materi yang dikupas antara lain, Tauhid & Akhlak, Dzikir Penenang hati, Fiqih wanita oleh DRA. Hj. Jundah Ibrahim, MA dari MUI kota Tangerang, sedangkan untuk Pelatihan Qur’an dan Dzikir Penenang hati di isi oleh Ustadz Hardi Agusman dari Corps Dai Dompet Dhuafa (cordofa). Di akhir kegiatan kita adakan buka puasa bersama di sini, Ungkapnya.

Kegaitan ini di buka oleh ibu yoesiana selaku kasie binapi giatja, dalam pembukaannya nya beliau menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini, mudah-mudahan dapat mempertebal keimanan, mampu membaca al-qur’an dengan baik dan lancar serta berakhlak baik sesuai ajaran dan tuntunan agama, tuturnya.

Dewi (24) selaku warga binaan mengusulkan agar kegiatan pesantren kilat ini diadakan 5 hari atau seminggu gitu biar kami banyak paham lagi, imbuhnya.

Diakhir pemaparan materi tauhid dan akhlak, ibu DRA. Hj. Jundah Ibrahim, MA, berpesan kepada para warga binaan supaya menjadikan lapas sebagai tempat untuk dapat menempa diri menjadi manusia lebih baik dan ideal serta berguna bagi diri, keluarga, dan masyarkaat dengan mengikuti pembinaan-pembinaan dari dompet dhuafa, tutur nya. (zubed/LPM)

  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *